
Latar Belakang
Warga di sekitar Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), terpaksa menggotong jenazah almarhum Dahrizal (62) menggunakan tandu. Hal ini terjadi karena akses di wilayah tersebut tergenang banjir akibat luapan Sungai Batang Pasaman.
Fakta Penting
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pasaman Barat, Gina Alecia, mengungkapkan bahwa transportasi umum tidak dapat melintasi genangan air. Oleh karena itu, warga bersama keluarga almarhum memutuskan untuk membawa jenazah menggunakan tandu. “Akses transportasi masih belum bisa melewati genangan air, makanya jenazah dibawa pakai tandu dengan digotong secara bersama-sama,” ujarnya di Aia Gadang, Kamis (27/11/2025).
Dampak
Kondisi banjir yang melanda Pasaman Barat tidak hanya mengganggu akses transportasi, tetapi juga menghambat upaya pemulatan jenazah. Warga terpaksa menggunakan metode tradisional untuk membawa almarhum. Evakuasi darurat dan bantuan logistik menjadi urgensi utama di tengah situasi darurat ini.
Kisah ini menegaskan solidaritas masyarakat dalam menghadapi bencana alam. Namun, kejadian ini juga mempertanyakan kesiapan infrastuktur lokal dalam menangani kondisi darurat.









