
Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2026 mencapai US$ 434,7 miliar atau setara Rp 7.346 triliun (kurs Rp 16.900). Jumlah itu naik 1,7% secara tahunan (yoy).
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan kenaikan posisi ULN pada Januari 2026 terutama dipengaruhi oleh ULN sektor publik.
“Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya,” kata Denny dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).









