
Empat warga negara asing (WNA) asal Italia dan Kanada diserang secara brutal oleh sekelompok pemukim Israel di wilayah Tepi Barat pada Minggu (30/11) waktu setempat. Akibat penyerangan itu, keempat WNA yang merupakan “aktivis internasional” itu harus dilarikan ke rumah sakit.
Salah satu dari empat WNA itu, yang menolak disebut namanya, seperti dilansir AFP dan Al Arabiya , Senin (1/12/2025), menuturkan bahwa dirinya dan tiga orang lainnya sedang menginap di area Duyuk, pinggiran barat Jericho, Tepi Barat bagian tengah, saat penyerangan brutal itu terjadi.
“Kami sedang tidur di malam hari… 10 pemukim bertopeng datang; dua orang di antaranya membawa senjata, beberapa di antaranya membawa tongkat,” ucap salah satu WNA tersebut.









