
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melakukan perbaikan di tengah citra yang kurang bagus. Jika tidak, instansi tersebut terancam dibekukan dan dialihkan ke perusahaan swasta asal Swiss, yakni societe generale de surveilance (SGS) seperti kebijakan pada masa orde baru.
Purbaya mengatakan sudah meminta waktu kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki kinerja DJBC dalam satu tahun.
“Saya sudah minta waktu ke Presiden, satu tahun untuk nggak diganggu dulu. Saya biarkan, biarkan saya beri waktu saya untuk memperbaiki Bea Cukai, karena ancamannya serius,” ujar Purbaya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis kemarin.









