
Petugas ronda keliling di wilayah Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan, Anwar (44) mengungkap makna pukulan tiang listrik di wilayah tersebut, dia memukul tiang listrik saat malam itu sebagai penanda jam dan untuk membangunkan para pedagang agar tak kesiangan.
Di balik caranya yang terbilang unik itu, tersimpan misi mulia Anwar yakni dia ingin memastikan roda ekonomi kecil tetap berputar sejak pagi.
“Ya maknanya untuk mastiin ini jam sekian, buat nandain karena mayoritas di sini kebanyakan pedagang. Pedagang kayak tukang tempe, tahu. Satu biar dia nggak kesiangan kan untuk berangkat ke pasar,” kata Anwar saat ditemui di pos ronda RW 5, Kelurahan Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (10/1/2026).











