
Sopir truk sampah Jakarta Selatan (Jaksel) berinisial W meninggal diduga kelelahan saat antre bongkar muatan ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Bantar Gebang. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta mengubah pola operasional sopir truk sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto menjelaskan penyebab antrean panjang terjadi. Dia mengatakan saat itu operasional TPST Bantar Gebang tengah berada dalam tekanan berat akibat hujan yang mengguyur kawasan tersebut sehingga mempengaruhi kelancaran pembuangan sampah dan ritme kerja para pengemudi serta petugas di lapangan.











