
Latar Belakang
Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan penjelasan terkait tata cara penyaluran bantuan pangan, terutama beras Bulog, untuk daerah yang terkena bencana. Dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat dan Daerah, Tito menegaskan bahwa stok beras aman dan siap disalurkan melalui prosedur yang telah disederhanakan.
Fakta Penting
Tito mengungkapkan bahwa Bulog memiliki mekanisme yang telah diumumkannya sebelumnya dan telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Pangan, Pak Amran, yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian (Mentan), serta Dirut Bulog, Pak Rizal. “Bulog itu memiliki mekanisme, tadi saya sudah umumkan, dan saya sudah komunikasi dengan Kepala Badan Pangan Pak Amran (yang juga merupakan) Mentan, dan juga dengan Dirut Bulog Pak Rizal,” ujar Tito dalam keterangan tertulis, Senin (1/12/2025).
Dampak
Konferensi pers ini dilaksanakan di Sasana Bhakti Praja, Gedung C Lantai 3, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, usai Rapat Koordinasi yang bertujuan untuk mengantisipasi momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dengan adanya penjelasan ini, masyarakat dapat lebih yakin bahwa bantuan pangan akan sampai dengan cepat dan efisien kepada yang membutuhkannya.
Penutup
Mendagri Muhammad Tito Karnavian menggarisbawahi pentingnya koordinasi lintas instansi untuk memastikan penyaluran bantuan pangan berlangsung lancar. Dengan demikian, daerah yang terdampak bencana dapat mendapatkan bantuan dengan cepat, sehingga dampak bencana dapat diminimalisir.







