
Menbud Zon Resmikan Ternate sebagai destinasi budaya Dunia
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menandai langkah strategis dengan mengunjungi Provinsi Maluku Utara, dimulai dari Kota Ternate. Dalam kunjungannya, Zon beserta rombongan mengunjungi Kedaton kesultanan ternate, situs bersejarah yang berdiri sejak abad ke-13. Kedatangannya disambut dengan upacara adat oleh para Bobato dan tokoh masyarakat Moloku Kie Raha, yang juga menampilkan tarian khas Ternate sebagai simbol keramah-tamahan.
Fadli Zon: Indonesia Mega-Diversity Budaya
Dalam sambutannya, Fadli Zon menggarisbawahi kekayaan budaya Indonesia yang tidak hanya beragam, melainkan mega-diversity yang meliputi Sabang hingga Merauke. Dia menyinggung pentingnya warisan budaya di Maluku Utara, termasuk Kesultanan Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan, yang hingga kini masih menjaga tradisinya. Zon juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral untuk melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan kebudayaan sebagai aset bangsa.
Dampak dan Harapan
Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum untuk memposisikan Kesultanan Ternate sebagai destinasi budaya dunia. Dengan pengakuan internasional, Ternate dapat menarik wisatawan global, meningkatkan ekonomi lokal, dan memperkuat identitas budaya Indonesia. Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah dalam memajukan sektor kebudayaan sebagai penggerak utama pembangunan yang berkelanjutan.
Penutup:
Dengan langkah Fadli Zon, Ternate tidak hanya menjadi destinasi budaya domestik, tetapi juga siap bersaing di panggung internasional. Apakah ini langkah awal menuju pengakuan UNESCO untuk Ternate?











