
Penerbangan global masih terganggu perang Amerika Serikat (AS) dan Iran. Pada minggu ketiga ini semakin banyak maskapai yang membatalkan penerbangan seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah.
Kondisi tersebut membuat puluhan ribu penumpang terlantar. Dikutip dari Reuters , Selasa (17/3/2026), berikut kondisi terbaru tentang penerbangan maskapai global:
Maskapai penerbangan terbesar Yunani ini membatalkan penerbangan ke Tel Aviv, Beirut, Erbil, dan Baghdad hingga 29 Maret 2026. Penerbangan ke Dubai dibatalkan hingga 28 Maret 2026 dan ke Riyadh hingga 27 Maret 2026.









