Berita  

Konflik Iran vs AS-Israel Meluas, Golkar Dorong Penyelamatan Migran Indonesia!

Konflik Iran vs AS-Israel Meluas, Golkar Dorong Penyelamatan Migran Indonesia!
Konflik Iran vs AS-Israel Meluas, Golkar Dorong Penyelamatan Migran Indonesia!

Konflik antara Iran dengan AS dan Israel terus meluas, menimbulkan keprihatinan bagi masyarakat internasional, terutama Indonesia yang memiliki ribuan pekerja migran di kawasan tersebut. Kapoksi Golkar Komisi IX DPR RI, Heru Tjahjono, menyoroti pentingnya perlindungan dan pemantauan ulang terhadap pekerja migran Indonesia (PMI) yang berada di tengah ketegangan tersebut.
Latar Belakang
Heru Tjahjono mengemukakan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah tidak hanya menjadi masalah regional tetapi juga mengancam keamanan dan kesejahteraan ribuan PMI Indonesia. Dengan perhatian khusus, dia menekankan bahwa pemerintah harus segera menindaklanjuti data terbaru tentang distribusi PMI di negara-negara Timur Tengah.
Fakta Penting
Berdasarkan data resmi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) pada Januari 2026, jumlah PMI di kawasan Timur Tengah mencapai ribuan orang. Rinciannya, sebanyak 8.308 PMI berada di Arab Saudi, 1.439 di Uni Emirat Arab (UEA), dan 763 di Kuwait. Mayoritas bekerja sebagai asisten rumah tangga, perawat lansia, hingga buruh sektor informal.
“Angka ini tidak kecil. Ribuan pekerja migran kita berada di kawasan yang saat ini mengalami eskalasi konflik,” ujar Heru kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).
Dampak
Konflik yang semakin meluas tidak hanya mengancam keamanan PMI tetapi juga berpotensi mengganggu rantai ekonomi Indonesia. Sebagai langkah preventif, Golkar menyarankan pemerintah untuk melakukan pemantauan ulang terhadap PMI di kawasan tersebut, serta memastikan perlindungan hukum dan bantuan sosial yang memadai.
Penutup
Heru mengingatkan bahwa perlindungan PMI bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi juga menjadi kewajiban moral seluruh masyarakat Indonesia. Dengan eskalasi konflik yang terus berlangsung, upaya koordinasi dan proteksi yang lebih kuat menjadi lebih penting daripada sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *