
Iran menutup Selat Hormuz sejak AS dan Israel melancarkan gelombang serangan ke negeri para mullah itu. Kini, Selat Hormuz menjadi wilayah ‘angker’ bagi kapal tanker yang hendak melintas.
Iran menutup Selat Hormuz sejak AS dan Israel melancarkan gelombang serangan terkoordinasi pada akhir pekan terhadap Teheran dan wilayah-wilayah lainnya di negara Syiah tersebut.
Selat Hormuz merupakan jalur perairan strategis yang menangani sekitar seperlima dari perdagangan minyak dunia dan volume ekspor gas alam cair yang signifikan dari Qatar dan Uni Emirat Arab. Sekitar 20 persen dari konsumsi minyak harian global — sekitar 20 juta barel — melewati koridor ini.











