
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyampaikan realisasi penyaluran subsidi dan kompensasi energi hingga akhir Februari 2026 mencapai Rp 51,5 triliun. Angka tersebut setara dengan 11,5% dari total target subsidi dan kompensasi dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2026.
Jika dibandingkan dengan Februari 2025, nilai belanja subsidi dan kompensasi melonjak hingga 382,5%. Kenaikan ini dipicu karena pemerintah membayar utang kompensasi pada 2025 lalu.
Dari total realisasi tersebut, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan pemerintah telah membayar kompensasi energi sebesar Rp 44,1 triliun. Sementara, pembayaran subsidi energi sebesar Rp 7,4 triliun.











