
Perusahaan teknologi HP Inc. akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar pada sekitar 4-6 ribu karyawannya secara global. PHK massal targetnya bakal dilakukan pada 2028.
Perampingan dilakukan sebagai bagian dari rencana efisiensi operasi. Di sisi lain, perusahaan sedang mempersiapkan diri mengadopsi kecerdasan buatan guna mempercepat pengembangan produk, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan meningkatkan produktivitas.
Tim HP yang berfokus pada pengembangan produk, operasi internal, dan dukungan pelanggan akan terdampak oleh PHK ini. “Kami berharap inisiatif ini akan menghasilkan penghematan bruto sebesar US$ 1 miliar selama tiga tahun,” ujar CEO HP, Enrique Lores dikutip dari Reuters , Rabu (26/11/2025).











