Berita  

GEMA SADHANA Ajak 1.000 Penari Genjring Party Bersaing di Bawah Dukungan Menbud

GEMA SADHANA Ajak 1.000 Penari Genjring Party Bersaing di Bawah Dukungan Menbud
gema sadhana Ajak 1.000 Penari genjring party Bersaing di Bawah Dukungan Menbud

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Apresiasi Pelatihan Besar GEMA SADHANA
Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara (GEMA SADHANA) atas inisiatif pelatihan 1.000 Penari Genjring Party. Pertemuan ini digelar di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, dengan hadirnya jajaran Dewan Pimpinan Pusat GEMA SADHANA.
Pelatihan Seribu Penari Genjring Party, Wujud Penghargaan kepada Kebudayaan
Program Genjring Party yang akan melibatkan 1.000 sanggar tari di wilayah Jabodetabek ini dijadwalkan berlangsung pada 28 Februari 2026 mendatang di Kuil Murugan atau Shri Sanathana Dharma Aalayam. Inisiatif ini tidak hanya menjadi wadah untuk melestarikan ekspresi budaya tradisional, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan apresiasi terhadap para penari serta pencipta musik.
Fadli Zon: Kebudayaan Merupakan Tanggung Jawab Bersama
Menteri Fadli Zon menegaskan bahwa pengembangan kebudayaan bukanlah tanggung jawab pemerintah semata, melainkan seluruh elemen bangsa. Dalam pertemuan tersebut, ia menyatakan bahwa upaya GEMA SADHANA merupakan contoh nyata dari komitmen bersama untuk memajukan ragam ekspresi budaya, mulai dari seni tari, musik, hingga seni pertunjukan.
Dampak Sosial: Mendorong Kreativitas dan Rasa Cinta Budaya
Pelatihan Genjring Party ini diharapkan mampu menjadi momentum untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap warisan budaya Indonesia. Lewat inisiatif ini, GEMA SADHANA tidak hanya melatih para penari, tetapi juga memberikan contoh nyata bahwa kebudayaan dapat menjadi media untuk membangun rasa cinta dan bangga terhadap identitas bangsa.
Penutup: Sebuah Langkah Maju dalam Konservasi Budaya
Dengan pelatihan 1.000 Penari Genjring Party, GEMA SADHANA telah membuktikan bahwa upaya melestarikan budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya menjadi harapan untuk pengembangan seni tari, tetapi juga menjadi contoh bahwa kebudayaan dapat menjadi sarana untuk membangun kebersamaan dan rasa bangga terhadap warisan budaya Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *