
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana menarik negaranya dari 66 organisasi dunia dengan alasan lembaga-lembaga tersebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika. Langkah ini disebut sebagai “titik terendah baru” oleh organisasi advokasi sains nirlaba AS, Union of Concerned Scientists (UCS).
Selain memangkas pendanaan dan menghentikan kerja sama dengan sejumlah kelompok, seperti Dana Demokrasi PBB, UN Women, dan Global Forum on Migration and Development, keputusan terbaru Gedung Putih ini juga memperlihatkan sikap yang jelas anti-iklim dan anti-lingkungan.
International Union for Conservation of Nature, International Renewable Energy Agency, dan Intergovernmental Panel on Climate Change termasuk di antara lembaga lingkungan yang masuk dalam daftar organisasi tersebut. Daftar itu juga mencakup United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) yang bermarkas di Bonn, Jerman, dan menjadi penyelenggara konferensi iklim tahunan PBB.











