
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan nasib kelanjutan proyek Satelit Republik Indonesia generasi kedua atau SATRIA-2. Keberadaan infrastruktur telekomunikasi berbasis satelit itu untuk membantu penyebaran akses internet khususnya di wilayah pelosok yang sulit dijangkau.
Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi Fadhilah Mathar mengatakan proyek SATRIA-2 telah masuk proyek strategis nasional (PSN).
“Untuk SATRIA-2 sebenarnya itu hanya penamaan, tetapi penamaan ini intinya kita masih memerlukan kapasitas satelit. Alhamdulillah ini sekarang sudah masuk dalam proyek strategis nasional,” kata Fadhilah di Stasiun Bumi Satelit SATRIA-1, Cikarang, Jawa Barat, Rabu (10/12/205).







