
Latar Belakang
Gubernur Banten, Andra Soni, merilis kabar gembira tentang peningkatan produksi padi di provinsi tersebut. Dengan luas panen mencapai 349.228 hektare pada 2025, Banten berhasil menghasilkan 1,8 juta ton padi, naik dari 1,5 juta ton pada 2024. Ini merupakan lonjakan sebesar 16,84 persen, menunjukkan komitmen kuat Pemprov Banten dalam meningkatkan ketahanan pangan.
Fakta Penting
– Luas lahan pertanian padi di Banten meningkat 16,76 persen dari 299 ribu hektare pada 2024 menjadi 349.228 hektare pada 2025.
– Produksi padi mencapai 1,8 juta ton pada 2025, naik dari 1,5 juta ton tahun sebelumnya.
– Gubernur Andra Soni menyampaikan angka ini di Kota Serang, Rabu (7/1/2026), menegaskan pentingnya percepatan pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Dampak
Peningkatan produksi padi di Banten tidak hanya memberikan dampak positif pada masyarakat setempat, tetapi juga menjadi kontribusi nyata bagi kebutuhan pangan di tingkat nasional. Dengan pencapaian ini, Banten menunjukkan potensi sebagai salah satu sentra pertanian terpenting di Indonesia.
Penutup
Kecapaian Banten dalam meningkatkan produksi padi menjadi contoh yang baik bagi daerah lain untuk memperkuat sektor pertanian. Dengan terus mendorong inovasi dan investasi di sektor ini, Banten有望 menjadi panutan dalam upaya memastikan ketahanan pangan Indonesia.
[1] https://bantenprov.go.id
[2] https://kementan.go.id
[3] https://beritapertanian.com
[4] https://ekonomi.bisnis.com











