
Latar Belakang
Pemprov DKI Jakarta baru-baru ini mengungkapkan sejumlah faktor yang menjadi penyebab meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Ibu Kota. Dalam keterangan resminya, Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur DKI Bidang Komunikasi Publik, menyebutkan bahwa tekanan ekonomi keluarga menjadi pemicu utama, disusul oleh pola asuh dan dampak negatif penggunaan gadget.
Fakta Penting
Chico menambahkan bahwa dinamika kota besar seperti kemacetan, biaya hidup tinggi, dan perubahan pola keluarga turut andil dalam meningkatkan risiko kekerasan. “Kondisi seperti pengangguran, biaya hidup yang mahal, dan relasi keluarga yang tidak stabil sering kali berujung pada konflik rumah tangga. Sayangnya, perempuan dan anak menjadi korban utamanya,” ujar Chico dalam keterangan pada Senin (24/11/2025).
Dampak Sosial
Kasus kekerasan ini tidak hanya mempengaruhi kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menimbulkan dampak sosial yang lebih luas. Pemprov DKI Jakarta saat ini sedang berupaya untuk menangani masalah ini melalui berbagai inisiatif, termasuk edukasi dan program bantuan untuk keluarga yang terdampak.
Penutup
Dengan pengungkapan ini, Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmen untuk mencegah dan mengurangi kasus kekerasan di masa depan. Namun, upaya ini tidak akan berhasil tanpa peran aktif dari seluruh masyarakat. Apakah kita siap untuk memberikan perhatian lebih kepada kelompok rentan ini?











