
Sekjen PSI Raja Antoni Targetkan PSI Lebih ‘Jelata’
Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni, menjanjikan perubahan signifikan dalam image partainya. Dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI di Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (22/11/2025), Raja Antoni mengumumkan bahwa PSI akan meninggalkan citra ‘jelita’ yang terkait dengan kemewahan hotel bintang lima, menuju arah yang lebih ‘jelata’—bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil.
Latar Belakang Perubahan Strategi
Sebelumnya, PSI dikenal sebagai partai yang identik dengan kelas menengah ke atas. Namun, Raja Antoni menilai bahwa perubahan ini penting untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. “PSI dulu terkenal sebagai partai Jelita, tapi sekarang kita ubah jadi Jelata. Dulu dikenal hotel bintang lima, sekarang jadi kaki lima. Yang berarti harus ada untuk masyarakat,” ujar Raja Antoni.
Fakta Penting: Perpindahan Strategi PSI
Perpindahan strategi ini ditandai dengan upaya partai untuk lebih membumi dan berpihak pada masyarakat kecil. Raja Antoni menegaskan bahwa PSI tidak hanya ingin menjadi partai yang hadir di panggung nasional, tetapi juga di tengah-tengah rakyat.
Dampak Sosial dan Politik
Perubahan ini diharapkan mampu menarik simpati lebih banyak pemilih, terutama dari kalangan masyarakat kurang mampu yang selama ini jarang terwakili dengan baik. Namun, pertanyaan yang muncul adalah: apakah strategi ini akan mampu mengubah citra PSI secara efektif dan menambah basis elektorat partai tersebut?
Penutup
Dengan mengubah image dari ‘jelita’ menjadi ‘jelata’, Raja Antoni dan PSI menunjukkan komitmen untuk lebih dekat dengan masyarakat. Namun, tantangan nyata terletak pada implementasi strategi ini di lapangan. Waktulah yang akan menentukan apakah perubahan ini akan berhasil atau hanya menjadi janji semata.











