
Kalangan pengusaha merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait kemungkinan penerapan Work From Home (WFH) demi menghemat konsumsi BBM. Pernyataan Prabowo muncul di tengah lonjakan harga minyak dunia setelah pecahnya perang di Timur Tengah.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani mengatakan, dunia usaha memahami dinamika pasar energi global yang meningkatkan biaya energi dan logistik. Namun, Shinta meminta perlu ada pemetaan secara menyeluruh, termasuk dampak terhadap produktivitas dan keberlangsungan usaha.
“Terkait wacana kebijakan seperti work from home (WFH) tentu perlu dilihat desain kebijakan yang akan dilakukan oleh pemerintah terlebih dahulu seperti apa, sekaligus mencermati pemetaan dampaknya dalam banyak aspek, termasuk dari sudut pandang produktivitas dan keberlangsungan operasional dunia usaha,” kata Shinta saat dihubungi detikcom , Senin (16/3/2026).









