
Putra Shah terakhir Iran yang digulingkan dalam Revolusi 1979, Reza Pahlavi, meminta Presiden AS Donald Trump untuk segera turun tangan seiring aksi protes terus berlanjut di Iran.
“Bapak Presiden, ini adalah seruan mendesak dan segera untuk perhatian, dukungan, dan tindakan Anda,” tulis Pahlavi di media sosial. “Mohon bersiaplah untuk turun tangan untuk membantu rakyat Iran,” ujarnya dilansir kantor berita AFP , Sabtu (10/1/2026).
Pahlavi, yang bermukim di wilayah Washington, tidak menyebutkan intervensi spesifik yang ia inginkan. Namun, ia menyoroti tentang pemadaman internet secara nasional dan ancaman penggunaan kekerasan terhadap para demonstran.











