
Militer Rusia kembali membombardir ibu kota Ukraina , Kyiv dan pinggirannya, yang menewaskan sedikitnya tiga orang. Sementara angkatan udara Ukraina mengeluarkan peringatan rudal di seluruh negeri.
Serangan di Kyiv tersebut memicu kebakaran dan merusak gedung-gedung apartemen, dengan “tiga orang tewas dan 13 luka-luka,” menurut Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, dilansir kantor berita AFP , Jumat (9/1/2026).
Ia juga mengatakan seorang petugas medis tewas saat merespons serangan drone di sebuah gedung perumahan yang terkena serangan kedua kalinya. Belum jelas apakah petugas medis tersebut termasuk dalam jumlah korban sementara.











