Latar Belakang
Tangerang Selatan – Status darurat sampah di Tangsel resmi dicabut, namun realitas di lapangan menunjukkan bahwa krisis sampah masih jauh dari selesai. Anggaran pengelolaan sampah yang mencapai puluhan miliar ternyata belum mampu mengatasi masalah ini secara efektif.
Fakta Penting
Data dari Dinas Lingkungan Hidup Tangsel menunjukkan bahwa setidaknya 20 TPS di kota ini masih mengalami penumpukan sampah. Beberapa daerah bahkan mengalami peningkatan volume sampah hingga 30% akibat kurangnya armada pengangkut dan fasilitas pengolahan yang memadai. Warga juga melaporkan peningkatan kasus penyakit karena lingkungan yang tidak sehat.
Dampak
Kondisi ini tidak hanya merusak kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menjadi masalah politik yang sensitif. Beberapa anggota DPRD menuntut pemecatan pejabat terkait yang dianggap tidak mampu memecahkan masalah, sementara LSM lingkungan mengecam kebijakan pengelolaan sampah yang dianggap tidak transparan.
Penutup
Darurat sampah mungkin sudah dicabut, tetapi krisis sampah di Tangsel belum berakhir. Pemerintah harus segera mengevaluasi sistem pengelolaan sampah dan memastikan anggaran digunakan secara efisien. Sampai kapan masyarakat harus menanggung dampak negatif dari masalah ini?







